in

Disabilitas Netra dan Ketahanan Ekonomi di Tengah Pandemi

Bagikan Berita-Disabilitas Netra dan Ketahanan Ekonomi di Tengah Pandemi. Sekelompok Mahasiswa Universitas Padjadjaran mengadakan Webinar bertema Disabilitas Netra dan Ketahanan Ekonomi di Tengah Pandemi pada Selasa (21/07/2020). Kegiatan ini melalui Video Conference dilakukan untuk memenuhi salah satu mata kuliahnya yaitu Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Acara ini pun dihadiri oleh Dr. Hj. Hanny Hafiar S.Sos., M.Si selaku Dosen Pembimbing KKN, serta dua narasumber utama yaitu, Muhammad Nur Hakim selaku Business Partnership Lead Tokopedia, Muhammad Ikhwan Tariqo selaku Founder Rumah Usaha Disabilitas, serta peserta disabilitas netra lainnya.

Pembukaan ini dimulai dari, Dosen Pembimbing KKN panggilan akrabnya Hanny menyampaikan sambutan bahwa kegiatan ini berharap bisa membantu para peserta dalam perekonomiannya pada masa pandemi.

“Menumbuhkan jiwa enteurpreneurship bagi kaum milenial di tengah krisis global dan bermanfaat untuk ekonomi nasional.” Ujar Hanny.

Sementara itu, Muhammad Nur Hakim menjelaskan ia pun ingin turut membantu para disabilitas netra untuk terjun dalam dunia kewirusahaan khususnya di Tokopedia.

“Meskipun 87% seller Tokopedia adalah pemula, bisnis mereka terus berkembang.” Kata Hakim.

Menurut beliau, untuk membuka toko di Tokopedia sangatlah mudah yang mencakup beberapa hal yaitu, tidak adanya bayar sewa dan jam kerja fleksibel, jangkauan pembelinya mayoritas Indonesia, kelengkapan layanan pengiriman, serta fitur – fitur yang mendukung aksesbilitas.

Tak hanya itu saja, Hakim pun menjelaskan cara untuk mendaftar hingga beberapa tips – tips kecil dalam memasukan produk tersebut.

Berbeda dengan Muhammad Ikhwan Tariqo panggilan akrabnya Riqo ia menjelaskan berbagai pengalamannya dalam berjualan khususnya di Tokopedia. Beliau mengatakan berawal sering belanja di Tokopedia hingga bisa terjun langsung untuk berjualan.

“Marketplace pertama kali dicoba di Tokopedia. Saya menggunakan Tokopedia itu karena banyak promo yang meninggkatkan banyak pembeli dan modalnya pun kecil,” Ujar Riqo.

Tak hanya pengalamannya saja Pak Riqo pun menyampaikan ada beberapa kendala fitur Tokopedia yang pernah ia alami. Sebagai contohnya update aplikasi Tokopedia sering mengabaikan fitur aksesbilitasnya. Riqo pun memberikan tips – tips mengenai berjualan menurut pengalamannya.

Webinar Disabilitas Netra dan Ketahanan Ekonomi di Tengah Pandemi ini sendiri dihadiri oleh 30 peserta yang merupakan disabilitas netra. Webinar ini dilakukan untuk membantu para disabilitas netra dalam memenuhi perekonomiannya dalam situasi pandemi ini. Dengan menghadirkan narasumber dalam bidangnya webinar ini berjalan lancar.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Penambahan Kasus COVID-19 di Jabar Kembali Terkendali

Masa Pandemi Saatnya Orang Tua dan Anak Jadi Sahabat