in

4 Mitos di Curug Cilember Yang Wajib Kamu Ketahui, Tempat Mandi Putri Kerajaan Siliwangi

Bagikan Berita- 4 Mitos di Curug Cilember Yang Wajib Kamu Ketahui, Tempat Mandi Putri Kerajaan Siliwangi . Keindahan wisata alam di Indonesia pastinya tidak terhitung mulai dari wisata pantai, gunung maupun air terjun berserakan mulai dari Sabang sampai Merauke.

Keberadaan tempat wisata alam tentunya tidak terlepas dari cerita masyarakat setempat seperti mitos yang mengiringi tempat tersebut menjadi daya tarik tersendiri.

Salah satu mitos atau cerita tempat wisata alam yang banyak berkembang di masyarakat adalah Curug Cilember. Menurut warga setempat Curug yang berada di kawasan Bogor Jawa Barat ini adalah tempat mandi para putri Raja Siliwangi.

Bagi masyarakat sunda pasti sudah tidak asing dengan istilah ‘Curug’. Curug sendiri merupakan istilah dalam bahasa Sunda yang berarti air terjun. Sementara ‘Cilember’ merujuk pada kata ‘Lember’, yaitu jamur kuping.

Mengingat pada zaman dahulu keberadaan jenis jamur tersebut cukup melimpah di daerah tersebut, sehingga nama Curug Cilember pun pada akhirnya digunakan masyarakat lokal untuk menyebut lokasi tersebut.

Curug Cilember sendiri merupakan ekowisata yang berdiri di tanah seluas 7 hektar. Dimana secara wilayah administrasi, lokasinya tersebut masuk ke dalam Desa Jogjogan yang berada di wilayah Kecamatan Cisarua Kota Bogor.

Curug Cilember memiliki 7 air terjun yang sering dimanfaatkan oleh wisatawan untuk mandi. Ketujuh lokasinya sendiri memiliki jarak dan lokasi yang berbeda antara air terjun yang satu dengan air terjun yang lainnya. Karena hal itu pula curug yang satu ini dikenal juga dengan sebutan Curug 7 Cilember.

Masyarakat sendiri membedakan curug yang satu dengan yang lainnya berdasarkan angka. Dimana semakin kecil angka, maka semakin sulit juga medan yang harus ditaklukkan untuk bisa sampai ke air terjun. Bagi mereka yang terbiasa melakukan petualangan di alam liar, hal tersebut tentu bukanlah hal yang sulit.

Namun bagi mereka yang belum terbiasa melakukan perjalanan berat dan berliku mungkin akan sedikit kewalahan karena jaraknya dan medannya yang tidak mudah. Oleh karena itu untuk berwisata ke tempat ini memang memerlukan stamina fisik yang cukup baik agar bisa menyusuri setiap air terjun yang ada di sana.

Selain terdapat 7 air terjun yang mempesona, pihak pengelola pun telah menyediakan objek wisata lain yang tak kalah menarik berupa konservasi Kupu-Kupu, dimana di dalamnya terdapat ratusan lebih spesies kupu-kupu yang bisa membuat kagum para pengunjung.

Tak hanya sampai di situ pihak pengelola juga telah menyediakan camping ground yang dilengkapi dengan fasilitas penyewaan tenda bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi bermalam di alam bebas.

Selain terkenal sebagai objek wisata yang indah. Curug Cilember juga memiliki cerita menarik yang berkaitan dengan sejarah kerajaan Pajajaran serta mitos-mitos yang kerap terdengar di tengah masyarakat seperti yakni sebagai Tempat Mandi Para Putri Prabu Siliwangi.

Keberadaan Curug Cilember sendiri sering dikaitkan dengan petilasan Prabu Siliwangi dari kerajaan Pejajaran. Masyarakat sekitar percaya bahwa dahulu kala Curug Cilember merupakan tempat yang biasa digunakan sang prabu dan juga oleh para putri dari kerajaan Siliwangi untuk melakukan ritual mandi.

Hal tersebut pun diperkuat dengan keberadaan sebuah situs makam yang dipercaya oleh masyarakat sekitar adalah makam dari Embah Jaya Sakti, beliau diyakini oleh warga setempat merupakan seseorang yang masih memiliki garis keturunan Prabu Siliwangi dari Kerajaan Pejajaran.

‌Selain itu , mitos di air terjun Cilember yakni membuat Awet Muda dan Enteng Jodoh. Keberadaan air terjun tersebut memang telah menarik perhatian masyarakat terlebih banyak pula diantara masyarakat yang mempercayai bahwa air terjun yang ada di Curug Cilember mampu membuat orang terlihat awet muda, terhindar dari penyakit, bahkan dipercaya oleh masyarakat sekitar dapat membuat seseorang mudah menemukan jodoh.

‌Air terjun ini juga bisa memberikan Kesaktian & Memberikan Berkah
Masyarakat juga banyak yang percaya bahwa dengan berziarah ke makam keramat Embah Jaya Sakti yang berada di lokasi air terjun nomor 7, mampu memberikan berkah. Oleh karena itu setiap hari tempat tersebut memang tak pernah sepi pengunjung.

Peziarah yang datang berkunjung ke makam tersebut biasanya akan mengalami pelonjakkan pada bulan Muharram dan Maulid (Jumadil Awal), yaitu tanggal 10 hingga 14 Maulud.

Selain pada tanggal tersebut banyak pula pengunjung yang melakukan ritual mandi di air terjun tersebut pada malam Jumat Kliwon. Pengunjung meyakini bahwa ritual mandi di air terjun ketujuh dapat memberikan dua manfaat dimana air terjun yang ada di sebelah kiri dapat memberikan wajah awet muda, sementara yang ada di sebelah kanan dapat memberikan kekuatan.

Kepercayaan inilah pula yang membuat tempat tersebut sering dipenuhi oleh para pengunjung dari berbagai perguruan silat yang ada di berbagai daerah untuk melakukan latihan di tempat tersebut.

Nah, itulah Mitos Curug Cilember, tempat mandi para putri. Kehadiran mitos-mitos tersebut memang kerap keliru dan bisa saja menyesatkan. Sehingga perlu sikap bijak dalam menyikapi situasi tersebut. Kehadiran sebuah mitos memang cukup menarik dibahas karena di Indonesia sendiri kepercayaan seperti itu memang masih sangat kuat.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Perempuan Berhijab Ditemukan Tewas di Hutan Mojokerto

Bio Farma Turut Mendukung UMKM Indonesia Ditengah Krisis Pandemi Covid-19