in

Virus Demam Babi Afrika Merebak di Timor Leste

Bagikan Berita- Virus Demam Babi Afrika Merebak di Timor Leste. Setelah menyebar dari Tiongkok hingga Slovakia dan memicu kenaikan harga daging babi di seluruh dunia, Timor Leste mengonfirmasi kematian ratusan babi akibat wabah demam babi Afrika pada Kamis (3/10/2019).

Negara yang pernah menjadi bagian dari Indonesia itu menyatakan sekitar 400 babi telah mati selama dua minggu terakhir.

Kementerian pertanian Timor Leste menyatakan telah bekerja sama dengan mitranya dari Australia untuk menyelidiki penyebaran penyakit ini.

“Sejak 19 September, kementerian telah mengumpulkan informasi tentang kematian 400 ekor babi,” katanya.

Virus ini tidak berbahaya bagi manusia tetapi menyebabkan demam berdarah pada babi yang hampir selalu berakibat fatal.

Tidak ada obat penawar atau vaksin dan satu-satunya cara yang diketahui untuk mencegah penyebaran penyakit adalah pemusnahan massal ternak yang terkena dampak.

Bulan lalu, Korea Selatan melaporkan kasus demam babi Afrika yang pertama, sementara ternak babi Tiongkok turun sekitar 40%. Kekurangan pasokan babi telah mendorong harga daging pokok negara itu naik setidaknya setengahnya.

Satu laporan Rabobank memperingatkan Tiongkok bisa kehilangan 200 juta ekor babi selama epidemi. Awal tahun ini, Organisasi Pangan dan Pertanian PBB menyatakan hampir lima juta babi di Asia telah mati atau dimusnahkan karena penyebaran penyakit tersebut

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Hadapi Fintech Ilegal Menjamur, Konsumen Patut Mawas Diri

KPK Tetapkan Mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra Tersangka Pencucian Uang