in

Penembakan Massal di Texas Amerika Serikat Tewaskan 20 Orang, KJRI Houston Pastikan Tidak Ada Korban WNI

Law enforcement agencies respond to an active shooter at a Walmart near the Cielo Vista Mall in El Paso, Texas, on Saturday.

Bagikan Berita- Penembakan Massal di Texas Amerika Serikat Tewaskan 20 Orang, KJRI Houston Pastikan Tidak Ada Korban WNI. . Sedikitnya 20 orang tewas dan 26 orang lainnya cedera dalam penembakan massal di kota El Paso Texas, Amerika Serikat, Sabtu (3/8).

Gubernur Greg Abbott menggambarkannya sebagai “salah satu hari paling mematikan dalam sejarah Texas”.

Pembantaian itu terjadi di satu toko Walmart di dekat Cielo Vista Mall, beberapa mil dari perbatasan AS-Meksiko.

Seorang pria berusia 21 tahun ditahan. Polisi mengatakan, tersangka adalah penduduk kota Allen di Dallas, sekitar 1.046 km di timur El Paso. Dia disebut media AS bernama Patrick Crusius.

Gambar CCTV memperlihatkan pria bersenjata dan disiarkan oleh media AS. Rekaman itu menunjukkan seorang pria dengan T-shirt gelap mengenakan pelindung telinga dan mengacungkan senapan gaya serbu.

Menurut kantor berita Reuters, para korban belum disebutkan namanya. Namun, Presiden Meksiko Manuel Lopez Obrador mengatakan tiga orang Meksiko telah terbunuh.

Serangan itu terjadi kurang dari seminggu setelah seorang pria bersenjata remaja menewaskan tiga orang di satu festival makanan California. Penembakan Texas telah dijuluki sebagai yang paling mematikan kedelapan dalam sejarah AS modern

KJRI Houston, Amerika Serikat (AS) mengimbau warga negara Indonesia (WNI) tetap waspada dan berhati-hati pascapenembakan massal di pusat perbelanjaan Walmart di dalam Cielo Vista Mall, kota El Paso, Texas, Sabtu (3/8/2019). Saat ini tercatat 11 orang WNI berada di El Paso, Texas.

“KJRI Houston telah menghubungi simpul masyarakat dan melakukan pengecekan. Seluruh WNI di El Paso dalam kondisi aman,” demikian keterangan tertulis KJRI Houston, Minggu.

Gubernur Texas Greg Abott, didampingi Wali Kota El Paso Donald Margo dalam pernyataan pers menyampaikan korban tewas mencapai 20 orang dan 26 orang lainnya luka-luka.

FBI, dinas penegak hukum di bawah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (ATF), dan Departemen Keamanan Masyarakat, Texas telah diturunkan untuk membantu kepolisian El Paso.

Polisi El Paso telah menangkap seorang tersangka yaitu pria kulit putih berusia 21 tahun yang berasal dari Allen, Texas, sekitar 30 miles dari kota Dallas. Saat ini tersangka masih diperiksa oleh pihak berwenang.

KJRI Houston mengimbau kepada masyarakat yang berada di El Paso dan sekitarnya agar meningkatkan kewaspadaan, menghindari lokasi penembakan, memantau pemberitaan media massa, dan mematuhi aparat penegak hukum.

Bagi WNI yang memerlukan bantuan, hotline darurat KJRI Houston dapat dihubungi di nomor +1 346 932 7284.

El Paso merupakan salah satu kota teraman dengan tingkat kriminalitas terendah di AS, sehingga peristiwa ini tidak diperkirakan oleh masyarakat dan aparat keamanan di El Paso.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Viral Tukang Bubur Berikan Seserahan Honda Vario, 2 Sapi Impor, 3 Kambing, dan 20 Gram Emas Kepada Pasangannya

Liverpool Takluk dari Manchester City di Community Shield Melalui Adu Penalti